Selasa, 02 April 2013

Bendera dalam Angan


Detak jam dinding di sudut kamarku
Sungguh nyaring bunyinya
Tukk… tukk… tukk…
Pertanda waktu terus berjalan
Pukul 17 lewat 45 kulihat…
Bulan juga mulai memunculkan elok rupawannya
Berjalan pelan…
Bagai sembadra menapakkan kaki di taman surge
Namun keindahan tapak kakinya
Menyerupa panah arjuna mendesing keras
Tertancap tajam di atas bumi tegal kurusetra
Menggambarkan galut senyap di relung dasar
Sepi…
Hanya sebuah ruang kosong
Yang begitu luas tak berujung
Bak cupu manik astagina sudah tak guna
Negriku Indonesia yang terlihat begitu indah
Begitu berisi, dan begitu bercahaya
Hingga drestarata bisa melihatnya
Namun…
Setelah dilihat begitu dalam
Hingga ku tak sanggup meraih berlian
Busuukkk!!!
Busuk di dalamnya!!!
Benar – benar wedosssss
Ku bisa tertipu juga olehnya???
Olehnya… orang yang begitu rendah dimata kebo gudel???
Orang yang selalu bersembunyi di balik sangkar emas
Orang yang selalu menghisap cerutu teroleskan cethe merah
Sambil bersila melihat layar di balik layar
Terkekeh – kekehlah dia
Melihat mereka mengais tanah
Berharap kembali secercah cahaya yang hilang
Cahaya kemerdekaan
Guna menyinari pencakar langit yang menjulang tinggi.

Kursi Emas untuk Ibu

http://www.tumblr.com/blog/kenleonita

Di malam sunyi yang dingin
Ku petik tali nyawa music
Dengan sejuta rasa untukmu
Ku pandang rembulan
Disana hanya terdapat wajahmu
Yang terang dan selalu mnyinari malam
Seperti engkau yang senantiasa menyinariku
Menyinari hari – hariku
Menyinari kehidupanku
Tak kenal lelah engkau terus memandangiku dengan kelembutan
Kesabaran dan ketulusan hati
Ibu kau bagaikan rembulan yang selalu kurindukan
Tak sedetikpun pikiranku lelah
Dan tak ada celah sedikitpun untukku tak mengingatmu
Tapi aku,,,
Aku hanya bisa diam melihatmu terpaku
Aku tak bisa menggapaimu yang jauh disana
Aku tak bisa memelukmu erat
Aku hanya bisa merasakanmu, melihatmu dalam bunga tidurku
Bu…
Walau dinding alam yang tebal menghalangi raga kita
Di dalam hatiku yang paling dalam
Hanya ada satu kursi emas bertatakan berlian dan batu rubi
Yang akan kujaga
Hanya untuk kau duduki
Ibu…..